-
1.
.......................Windri Kalimantan.......................Beberapa pengalamannya yang lain adalah, setiap kali beliau menjalankan penyelarasan tenaga dalam sebelum tidur atau sehabis sholat malam, beberapa menit kemudian ia merasakan seperti terlepas dari tubuhnya melayang ke atas pada bagian atap kamarnya, dan ia sendiri dapat melihat tubuh jasmaninya masih dalam keadaan duduk (berkemungkinan meraga sukma-editor). Dan sering pula ia merasakan berada dalam suatu tempat di alam lain dan bertemu dengan berbagai sosok makhluk tertentu yang memberikan berbagai do`a dan pencerahan masalah spiritual. Seringpula ia menerima berbagai nasehat agar tetap menjalankan syari`at agama dan mempelajari fiqih (hukum Islam) dari sosok makhluk berjubah berusia tua (berkemungkinan dari golongan ruh: editor).....,,,,Go to The Page
-
2.
Pak Mul atau biasa dipanggil dengan Bapak si Yudi (putranya) mengawali usahanya dengan menyewa sebuah rumah dan membuka sebuah toko kecil (kedai) dengan modal 10 jutaan rupiah saja di kawasan perbatasan Kumpe dan Jambi Kota.
Berbagai kendala banyak dihadapinya, tidak hanya dari para saingan pemilik toko lain yang merasa iri dan takut disaingi maupun dari para preman setempat yang setiap hari minta jatah. Maklum beliau bukan penduduk asli setempat, melainkan warga pendatang yang membuka usaha.
Pak Mul masih cukup bersabar menghadapi semua kendala tersebut, namun ,,,,,,Go to The Page
-
3.
Aris Ramzi Sendang (Nama Samaran), pria masih muda kelahiran kota Malang 1978. Pernah menjadi Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia. Saat ini berdomisili di Sungai Lilin Palembang.
Hoby dan penasaran dengan berbagai ilmu supranatural menyebabkannya memburu beberapa guru gaib dan paranormal yang mengiklankan diri melalui berbagai media massa, baik yang berlokasi di Sumatra maupun di Jawa dengan tujuan ingin berguru ilmu.
Berdasarkan cerita tentang pengalamannya saat ke sekretariat YMAN, setiap kali pulang ke Indonesia, dengan uang yang diperolehnya sebagai TKI, Aris berusaha menemui beberapa paranormal yang mengiklankan diri pada sebuah majalah lokal untuk berguru. Namun setiap kali mendatangi beberapa alamat sang paranormal yang mengiklankan programnya tersebut, sang paranomal selalu tidak ada dan hanya ditemui oleh asisten sang paranormal dengan berbagai macam alasan seperti guru besar sedang sibuk, guru besar sedang keluar kota, dan berbagai alasan lainnya. Padahal saat dihubungi melalui telphone, jawabannya selalu ada........Go to The Page